Sejarah STIE Pasaman

Pada tahun 1986 Yayasan Pendidikan Pasaman membuka Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Lubuk Sikaping (STIE)  dengan jurusan Ekonomi Studi Pembangunan dan Manajemen. dengan izin Kopertis Wil. I Medan No. 078/SK.PPS/KOP.I/1986 tanggal 2 Mei 1986. Dan pada tahun 2007 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Lubuk Sikaping telah memperoleh perpanjangan ijin Operasional dengan no. 1684/D/T/2007 tanggal 11 Juli 2007 dari Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional dan tahun ... perpanjangan .... dan tahun ... terakredidasi berdasarkan Surat BAN No. .....Pada tahun .....berdasarkan SK Dikti No......Tahun.....STIE Lubuk Sikaping pindah operasional ke Kabupaten Pasaman Barat dengan nama Sekolah Tinggi Ilmu ekonomi Yayasan Pendidikan Pasaman (STIE YAPPAS), Simpang Empat.(cek nama sekolah tinggi)

STIE  YAPPAS adalah salah satu bentuk perguruan tinggi yang mengemban tugas dan fungsi Tridharma perguruan tinggi dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, yang merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dengan masyarakat. Dalam kedudukannya sebagai perguruan tinggi yang mandiri, STIE Simpang Empat merupakan bagian dari sistim pendidikan nasional yang berdasarkan pancasila  dan Undang-Undang 1945, sesuai dengan Visi dan Misi untuk menjadikan Sekolah Tinggi yang terkemuka dan handal pada bidang ilmu ekonomi, dapat meghasilkan lulusan yang bermutu melalui pembangunan akhlak yang baik dengan menguasai pengetahuan dan keterampilan serta selalu siap berkompetisi baik ditingkat lokal, nasional maupun ditingkat internasional dan mengabdikan ilmu ditengah masyarakat. Dengan melaksanakan pendidikan dan penelitian yang berkualitas dalam iklim yang demokratis dengan menjunjung tinggi kebebasan akademik dan menerapkan ilmu pengetahuan dengan tujuan menghasilkan lulusan yang berkualitas dan profesional untuk memenuhi tuntutan dunia global, berpikir kritis dan analitis serta memilki rasa percaya diri yang tinggi berlandaskan iman dan taqwa, dan mengahasilkan lulusan yang bermoral, disiplin, jujur, intelektual, bijaksana  bertindak kreatif  dan proaktif mampu beradabtasi dengan perubahan serta meningkatkan keterampilan komunikasi masyarakat kampus dalam membina hubungan komunikasi dengan publik.